Pages

Feb 2, 2011



KETIKA ALLAH MEMILIHMU UNTUK DIRIKU...

Padamu yang Allah pilihkan dalam hidupku..Ingin ku beri tahu padamu.. Aku hidup dan dibesarkan dari keluarga bahagia.. Orang tua yg begitu sempurna.. Dengan cinta yang begitu memuncak..Aku dibesarkan dengan limpahan kasih yang tak terhingga.
Maka, padamu ku katakan.. Saat Allah memilihmu dalam hidupku, Maka saat itu Dia berharap, kau pun sanggup melimpahkan cinta padaku.. Memperlakukanku dengan sayang yang begitu indah.....
Padamu yang Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, aku hanya wanita biasa dengan begitu banyak kekurangan dalam diriku,Aku bukanlah wanita sempurna, seperti yang mungkin kau harapkan.. Maka, ketika Dia memilihmu untukku, Maka saat itu, Dia ingin menyempurnakan kekuranganku dengan keberadaanmu.
Dan aku tahu, Kau pun bukanlah lelaki yang sempurna.. Dan ku berharap ketidaksempurnaanku mampu menyempurnakan dirimu.. Kerana kelak kita akan bersatu.. Aibmu adalah aibku, dan indahmu adalah indahku, Kau dan aku akan menjadi 'kita'..
Padamu yg Allah pilihkan untukku..Ketahuilah, sejak kecil Allah telah menempa diriku dengan ilmu dan tarbiyah, Membentukku menjadi wanita yang mencintai Rabbnya.. Maka ketika Dia memilihmu untukku, Maka saat itu, Allah mengetahui bahawa kau pun telah menempa dirimu dengan ilmuNya..Maka gandinglah tanganku dalam mengibarkan panji-panji dakwah dalam hidup kita.. Itulah visi pernikahan kita.. Ibadah pada Allah Ta'ala...
Padamu yang Allah tetapkan sebagai nahkodaku.. Ingatlah.. Aku adalah mahlukNya dari tulang rusuk yang paling bengkok.. Ada kalanya aku akan begitu membuatmu marah.. Maka, ketahuilah.. Saat itu Dia menghendaki kau menasihatiku dengan hikmah, Sungguh hatiku tetaplah wanita yang lemah pada kelembutan.. Namun jangan kau cuba meluruskanku, kerana aku akan patah..
Tapi jangan pula membiarkanku begitu saja, kerana akan selamanya aku salah.. Namun tatap mataku, tersenyumlah.. Tenangkan aku dengan genggaman tanganmu.. Dan nasihati aku dengan bijak dan hikmah..Niscaya, kau akan menemukanku tersungkur menangis di pangkuanmu.. Maka ketika itu, kau kembali memiliki hatiku...
Padamu yang Allah tetapkan sebagai atap hunianku.. Ketahuilah, ketika ijab atas namaku telah kau lontarkan.. Maka di mataku kau adalah yang terindah, Kata-katamu adalah titah untukku, Selama tak bermaksiat pada Allah, akan ku penuhi semua perintahmu.. Maka kalau kau berkenan ku meminta.. Jadilah hunian yang indah dan yang kukuh...
Yang mampu membuatku dan anak-anak kita nyaman dan aman di dalamnya..Padamu yang Allah pilih menjadi pelindung hidupku… Dalam istana kecil kita akan hadir buah hati-buah hati kita..
Maka didiklah mereka menjadi generasi yang dirindukan syurga.. Yang di bahunya akan diisi dengan amanah-amanah dakwah, Yang roh dan jiwanya selalu merindukan jihad.. Yang darahnya mengalir darah syuhada.. Dan ku yakin dari tanganmu yang penuh berkah, kau mampu membentuk mereka.. Dengan hatimu yang penuh cinta, kau mampu merengkuh hati mereka.. Dan aku akan selalu jatuh cinta padamu..
Padamu yang Allah pilih sebagai imamku… Ku memohon padamu.. Redhalah padaku, Sungguh Redhamu adalah Redha Ilahi Rabbi.. Mudahkanlah jalanku ke Syurga-Nya..Kerana bagiku kau adalah kunci Syurgaku..

*Permintaanku tidak banyak, cukuplah dirimu yang menjadi harta buatku

sekiranya harta itu membuatkan aku dan kau lupa
tanggungjawabmu. Aku tidak akan sekali-kali bahagia
melihatmu begitu. Biarlah kita hidup di bawah jaminan
Allah sepenuhnya. Itu... lebih bermakna bagiku.....

No comments:

Post a Comment