Pages

Jan 29, 2011



MANUSIA-MANUSIA YANG DIMURKAI ALLAH

Manusia yang dikasihi Allah adalah orang yang meninggalkan sifat dan perbuatan yang dibenci oleh Allah dan selalu mengamalkan perbuatan dan sifat yang dikasihi Allah. Dari Al-Quran dan hadis dapatlah dipetik beberapa golongan manusia yang dimurkai oleh Allah:
1. Sabda Rasulullah SAW: Tiga golongan manusia yang sangat dimurkai Allah iaitu yang cenderung kepada perkara yang haram, orang yang mengikut perbuatan jahilliyah dan orang membunuh orang lain tanpa hak. Riwayat Bukhari dan Muslim. Perkara yang haram disini meliputi semua hal yang diharamkan dalam Islam.
2. Sabda Rasulullah SAW: Sesungguhnya paling ku benci di kalangan kamu kepadaku dan dijauhkan tempat dudukku di hari kiamat ialah orang yang banyak bercakap tanpa teliti… iaitu orang yang takbur. Riwayat Tarmizi. Contoh perbuatan takabbur ialah:


*Orang yang melihat akan kebenaran tetapi tidak mahu mengikut disebabkan ia takabbur.


*Orang yang diterangkan hujah yang benar tetapi ia tidak mahu menerima maka ia jadi takabbur.


*Orang yang menghina orang lain adalah takabbur.


1. Firman Allah: "Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang zalim." Al Imran ayat 58 Sifat zalim yang dilakukan oleh seseorang tanpa sedar dalam tiga bentuk iaitu:
3. Zalim pada Allah seperti syirik, menghalalkan apa yang diharamkan oleh Allah atau sebaliknya, melanggar batas ketentuan Allah, mengadakan kepalsuan kepada agama Allah dan sebagainya.
4. Zalim pada diri sendiri seperti mengikut hawa nafsu, menolak kebenaran dan peringatan, engkar pada perintah Allah dan perbuatan-perbuatan yang akan menjerumuskan dirinya ke neraka.
5. Zalim kepada orang lain seperti mengumpat dan merendahkan orang Islam, buruk sangka dan membuat fitnah dan semua perbuatan yang menyebabkan orang lain menerima kesusahan.
6. Firman Allah: "Taatilah Allah jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir." Al Imran ayat 32 Mentaati Allah adalah bermaksud menunaikan segala apa yang diperintahkan dan meninggalkan segala apa yang dilarang. Orang yang engkar menunaikan perintah Allah sesungguhnya telah berpaling menentang Allah manakala orang yang melakukan apa yang dilarang oleh Allah telah derhaka terhadapnya.
7. Firman Allah: "Dan pergilah di jalan Allah orang memerangi kamu tetapi janganlah kamu melampaui batas kerana sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang melampaui batas. Al Baqarah ayat 190 Melampaui batas di sini selain bermaksud kita mestilah mempunyai had dan ketentuan dalam memerangi orang kafir Muahad, juga bermaksud janganlah kita melakukan hal-hal lain yang seumpamanya seperti memohon dipermudahkan untuk melakukan hal yang haram seperti tikam ekor, menang judi dan sebagainya.
8. Firman Allah: "Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan." Al 'Araf ayat 31
Perkara yang membazir atau berlebih-lebihan ialah:
Berlebih-lebihan dalam membeli.
Membeli benda yang haram.
Membelanjakan harta di jalan yang haram.
Berbelanjakan kawan pada jalan yang merosak atau melalaikan atau menjadi kejahatan.
Berlebih-lebih dalam hal berpakaian.
3. Firman Allah: "Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri." Luqman ayat 18 4. Firman Allah: "Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berkhianat." Al Anfaal 58 Dua jenis khianat yang nyata ialah: v Mengkhianati apa yang diamanahkan orang kepadanya. v Mengkhianati amanah Allah kepada kita seperti Allah menyuruh membelanjakan harta yang dikurniakan kepada kita di jalanNya tetapi kita tidak melakukannya.



DOA MURAH REZEKI ~wajar diamalkan setiap waktu…

Ya Allah,sekiranya rezeki kami berada di langit,maka turunkanlah ia;
Jika ia ada dibumi,keluarkanlah ia,dan jika ia ada didalam lautan,munculkanlah.
Sekiranya rezeki kam ada di tempat yang jauh,dekatkanlah ia, jika ia sedikit, banyakkanlah ia;dan jika caranya sukar untuk sampai kepada kami,
Mudahkanlah ia,
serta pindahkanlah rezeki tersebut kepada kami dengan kemuliaan,
kepemurahan dan kebaikanMu,dengan rahmatMu,
wahai Yang Maha Pengasihi diantara yang pengasih.
Aminnn...


C.I.N.T.A.... adalah satu rasa yang diciptakan Alloh SWT dan disematkan-Nya dalam hati hamba-hamba-Nya...

Satu kata yang terdiri dari 5 huruf tapi terkadang banyak yang salah memaknainya...
Cinta itu misteri...karena kita tak bisa mengerti...
Cinta itu rumit...karena kita yang mempersulit...
Cinta itu kaku...karena kita yang membiarkannya beku...
Cinta itu dosa...karena kita yang mengotorinya...
Padahal...
Cinta itu indah...
Cinta itu penuh rindu...
Cinta itu murni...
Cinta itu suci...
Cinta itu bukan misteri...
Jika kita...
Selalu mengerti bahwa cinta adalah anugerah Sang Illahi Rabbi...
Selalu menjaga dari noda dan dosa yang mengotori...
Selalu membatasi dengan syariat-Nya...
Selalu mempunyai tujuan yang murni, yakni mengharap ridho Sang Illahi Rabbi...
Cinta tidak selalu dengan ungkapan kata-kata manis penuh rayuan...
Cinta tidak selalu dengan memamerkan kemolekan pasangan...
Cinta tidak selalu menunjukan kemesraan tanpa batasan...
Cinta tidak selalu ditunjukan dengan aurat yang mengundang syahwat...
Cinta tidak selalu menjadi milik mereka yang menunjukan cinta dengan nafsu bejat...
Tapi Cinta bisa menjadi milik siapapun juga...
Termasuk juga seorang " Akhwat " yang berhak mencintai dan dicintai dengan mengharap redha Sang Illahi Rabbi...Pemilik Cinta Yang Hakiki.
Dengan satu tujuan " Menjalankan perintah-Nya dan Menunaikan sunnah Rasull-Nya "
Note : Maaf jika salah...^__^

EREN TAKKAN PISAH



Meniti Cinta...

Cinta hadir tanpa dirasa.. adanya ia membawa erti bahagia.. andai ia pergi , sengsaralah jiwa .. hilanglah bahagia.. andai ia tiada , pasti sudah ramai yang sunyi tanpa ada bunga cinta di laman jiwa..

Cinta.. sesuatu yang tidak mampu diungkapkan dengan kata-kata puitis.. hanya bahasa hati mampu menafsir kehendak ombak yang menghempas pesisir atma setiap insani.. cinta hadir tika seseorang berjaya merobak dinding hati.. cinta mewujudkan kesefahaman dan kemesraan walaupun hubungan tersebut tidak disuburkan dengan pertemuan ..

Itulah cinta.. cinta kepada YANG ESA....

Cinta.. sesuatu yng tidak terzahir akan kata-kata..
namun cinta membawa seseorang menyelam ke dasar hati untuk mencari siapa yang
bersinar bak mutiara di dalamnya?? cinta bukan alam fantasi.. juga bukan alam
ilusi.. cinta hadir sejak adam d...an hawa diturunkan ke bumi.. cinta hadir tatkala
pepohon kasih mekar bercambah.. ia tidak akan layu selagi angin rindu membaja ia
selalu

LET'S HOLD ON TO EACH OTHER ABOVE EVERYTHING ELSE

I have someone who makes me laugh even though I feel bad
I have someone who makes me feel loved when I feel alone
I have someone who tells me I am beautiful when I don't feel like one at all
I have someone who gives me reassurance when everything's a doubt
I have someone who's willing to sacrifice everything for my wants and needs
I have someone who's an epitome of fun and laughter for my most horrible days
I have someone whose comfort takes my mind to scenes of beautiful mornings with him in my arms
I have someone whose overflowing care never cease to secure me
I have someone who simply loves me whole heartedly and honestly
And I'm glad to have you....


http://www.emocutez.comhttp://www.emocutez.com*I'll always to be shoulder to cry on...

I’ll always be the one to firmly hold your hand
no matter what is said or done....
(Foto dri Mohd Syamsul Nik)

Kalau Allah kata jadi, maka jadilah ia sebagaimana yang diinginkan. Walau berliku berliku mana pun hulu sungai itu, pasti akan sampai ke laut masin juga. Begitu juga hidup ini. Ada naik, ada turunnya. Sehebat mana kita merancang pun... destinasi akhirnya telah ditulis awal-awal lagi olehNya.
Dunia,sebenarnya adalah ibarat emas yg berkilauan,namun kenyataannya adalah salju yg berkilat bening,dan saat matahari datang,maka ia pun akan meleleh tak bererti.Di kiranya tanaman hijau selamanya,padahal tiba waktunya ditunai akan musnah ...dan dibakar dibelakang rumah atau dimakan binatang.

Allah berfirman: “tidaklah hidup di dunia ini,melainkan hanya permainan dan persenda gurauan.Sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik bagi orang2 yg bertaqwa.Apakah kamu tidak memikirkan!”(QS.Al AN AM:32).
  tapi kan..pasti ke.itu Dunia..kerana ,
Bersatu tapi tak bersama...
Bercerai tapi tak berpisah...
renunglah


SELAGI BERGELAR MANUSIA....

Manusia suka harta tetapi lupa pada amalan
Manusia suka rumah tetapi lupa pada kubur
Manusia suka bercinta tetapi lupa pada neraka
Manusia suka berbalah tetapi lupa pada syurga
Manusia suka manusia tetapi lupa pada Pencipta

*‎.Tiada yg lebih berkuasa dari Allh SWT..sama kita memohon agar sentiasa di payungi rahmat darinya..jangan alpa dan leka sebagai hamba di muka bumi Allah.
Kenangan ..ehe..coz ada Ayuuuuuu...http://www.emocutez.comtq so much..


http://www.emocutez.comhttp://www.emocutez.comhttp://www.emocutez.com.........



10 PANGGILAN BUMI.

Bahawasanya bumi ini setiap hari memanggil insan dengan 10 panggilan:-
1. Wahai anak adam, kamu berjalan di atasku akhirnya kamu akan kembali ke dalam perutku.
2. Kamu melakukan maksiat di atas belakangku, nanti kamu akan diseksa di dalam perutku.
3. Kamu bergurau di atas belakangku, nanti kamu akan diseksa di dalam perutku.
4. Kamu memakan makanan yang haram di atas perutku, nanti mayat kamu akan dimakan oleh ulat di dalamnya nanti.
5. Kamu bergembira di atas belakangku, nanti kamu akan merasa susah di dalam perutku.
6. Kamu sombong dalam kehidupanmu di atas belakangku, tetapi kamu akan hina di dalam perutku.
7. Kamu berjalan di dalam cahaya di atas belakangku, tetapi kamu akan duduk dalam kegelapan di dalam perutku.
8. Kamu mengumpul barang yang haram di atasku, tetapi kamu akan hancur di dalam perutku.
9. Kamu berjalan dengan sukaria di dalam kehidupan duniamu, tetapi kamu akan jatuh kesedihan di dalam perutku.
10. Kamu berjalan untuk berjemaah di atas belakangku, akan tetapi kamu akan bersendirian di dalam perutku."

*


Sidang Jumaat yang dirahmati Allah,



Saya berpesan kepada diri saya dan tuan-tuan sekalian, marilah kita mempertingkatkan rasa gerun, takut dan waspada kita kepada Allah SWT. Marilah juga kita mempertingkatkan rasa kehambaan dan kecintaan kita kepada


Allah SWT. Tuhan Rabbul ‘Alamin.


Penentu kepada kebahagiaan sesebuah rumahtangga sebahagian besarnya terletak di tangan suami. Suamilah yang menentukan hala tuju dan masa depan rumahtangga. suamilah yang mencorakkan didikan dan pentarbiyyahan yang hendak diterapkan kepada isteri dan anak-anak. Baik atau tidak baiknya pengurusan sesebuah rumahtangga terletak di bahu suami. Jika suami baik dan bertangggungjawab akan baiklah keluarga tersebut. Tetapi jika suami alpa dan lalai dengan tanggungjawabnya, maka akan terabai dan porak perandalah rumahtangganya.


Statistik keruntuhan rumahtangga di kalangan pasangan Islam di Malaysia saban tahun sangat membimbangkan. Tahun 2007 sebagai contoh menyaksikan jumlah perkahwinan yang dilangsungkan ialah sebanyak 131,086 pasangan,


namun jumlah perceraian pada tahun yang sama turut meningkat kepada 20,529 pasangan. Ini menunjukkan setiap enam perkahwinan berlaku satu perceraian.


Di negeri Selangor pula bagi tahun 2009 jumlah perkahwinan ialah 17,299 pasangan. Manakala jumlah perceraian ialah 4,560 pasangan. Terdapat dua faktor utama yang membawa kepada keruntuhan dan kegagalan sesebuah rumahtangga iaitu faktor dalaman dan luaran. Khutbah Jumaat 28 Januari 2011: Nasihat Untuk Para Suami


Faktor dalaman ialah:


Pertama - Faktor kelemahan kepimpinan suami


Kedua - Faktor kelemahan peranan isteri dalam mengurus


rumahtangga.


Manakala faktor luaran pula ialah:


Pertama - Faktor ekonomi yang menyebabkan kesempitan hidup.


Kedua - Faktor tekanan kerja


Ketiga - Faktor campurtangan keluarga dan orang ketiga.


Sidang Jumaat yang dihormati,


Islam sangat mengambil berat mengenai berbuat baik kepada isteri. Rasulullah s.a.w. dalam wasiat terakhirnya dalam Haji Perpisahan turut menyentuh kepentingan berbuat baik kepada wanita dan isteri. Imam An-Nawawi sendiri turut meletakkan satu bab dalam kitabnya Riyadhus-Solihin yang mengumpulkan koleksi hadith-hadith Rasulullah s.a.w. yang menyeru kepada berbuat baik kepada kaum wanita.


Isteri atau wanita dijadikan Allah dengan fizikal dan emosi yang lemah. Fizikal dan emosi yang lemah tidak bermakna akal mereka turut lemah. Kemampuan akal fikiran mereka kadangkala jauh lebih baik daripada lelaki tetapi dari sudut emosi dan perasaan, mereka mudah terguris dan terluka. OIeh sebab itu, suami yang baik harus memahami dan menyelami perasaan dan emosi isterinya.


Pengetahuan mengenai sifat dan sikap wanita, kelemahan dan kekurangan mereka perlu diketahui dengan sebaiknya bagi mewujudkan perasaan toleransidan hormat-menghormati antara satu sama lain. Perhatikanlah Hadith
Rasulullah s.a.w. yang menganjurkan sikap yang perlu ada pada para suami dalam menangani kekurangan dan kelemahan wanita sebagaimana sabdanya :


"Terimalah wasiat ini yang aku wasiatkan kepada kamu iaitu berbuat baiklahkepada wanita kerana mereka dijadikan daripada tulang rusuk. Bahagian yang paling bengkok pada rusuk ialah pada bahagian atas-Nya. Jika engkau hendak meluruskan bahagian yang bengkok itu maka nescaya engkau akan mematahkannya, tetapi jika engkau membiarkannya, maka ia akan sentiasa bengkok, maka berbuat baiklah kepada wanita".


Tulang rusuk yang bengkok yang dinyatakan dalam Hadith tersebut menggambarkan kekurangan wanita yang harus diterima dengan hati yang redha. Tetapi ini tidak bermakna kaum lelaki tidak mempunyai kekurangan atau kelemahan. Apa yang dimaksudkan daripada Hadith ini ialah suami yang baik ialah suami yang boleh menerima kekurangan yang ada pada isterinya. Jika suami boleh menerima kekurangan dan kelemahan isteri dan isteri boleh menerima kekurangan suaminya, maka akan bahagialah rumahtangga tersebut.


Jika seorang suami hendakkan kesempurnaan pada isterinya maka sudah pasti dia tidak akan menemuinya, walaupun bilangan isterinya bertambah atau silih berganti. Para suami sama sekali tidak akan dapat menemui isteri yang mampu taat kepadanya dan mendengar kata-katanya seratus peratus tanpa ada perasaan tidak puas hati atau bangkangan. Namun kekurangan tersebut harus dilihat secara positif sebagaimana Firman Allah dalam surah An-Nisa' ayat 19 :


“Dan bergaullah kamu dengan mereka ( isteri-isteri kamu itu ) dengan cara yang baik. Kemudian jika kamu (merasai) benci kepada mereka (disebabkan tingkahlakunya, janganlah kamu terburu-buru menceraikannya), kerana boleh jadi kamu bencikan sesuatu, sedang Allah hendak menjadikan pada apa yang kamu benci itu kebaikan yang banyak (untuk kamu)”.


Sidang Jumaat yang dikasihi,


Contoh yang terdekat yang pernah berlaku mengenai kisah seorang wanita yang melecur muka dan belakang badannya akibat disimbah cuka getah oIeh suaminya yang berang apabila keinginannya untuk melakukan hubungan kelamin ditolak. Sesungguhnya Islam melarang sama sekali deraan dan siksaan kepada isteri sama ada deraan fizikal atau pun emosi. Sebarang ketidak puasan oIeh suami terhadap isterinya tidak harus disalurkan melalui siksaan fizikal atau emosi. Rasulullah s.a.w. pernah menasihatkan suami yang memukul isterinya dengan sabdanya:
"Janganlah salah seorang dari kamu dengan sengaja memukul isterinya seperti memukul hamba kerana pada akhirnya dia akan menidurinya juga".


Sidang Jumaat yang dikasihi,


Hak dan tanggungjawab suami terhadap isteri telah digariskan oIeh Rasulullah s.a.w. dalam banyak hadith-hadithnya. Ketika mana Rasululladitanya oIeh Mu’awiyah bin Haydah mengenai hak isteri yang tertanggung ke
atas suaminya. Rasulullah s.a.w. menjawab:

"Kamu memberi makan kepadanya jika kamu makan dan mengadakan baginya pakaian jika kamu memakai pakaian dan jangan sekali-kali memukul muka dan jangan menghina dan jangan mengasingkan diri daripada tempat tidur isterinya untuk tujuan pengajaran melainkan di rumah".


Hadith ini jelas merupakan panduan terbaik bagi para suami dalam memimpin bahtera perkahwinan mereka. Makanan dan pakaian merupakan tanggungjawab suami yang perlu diberikan kepada isteri. Malah dalam satu riwayat yang lain sepotong makanan yang disuapkan ke mulut isteri turut diberikan ganjaran pahala oIeh Allah SWT. Hadith ini turut menjelaskan mengenai tegahan Rasulullah s.a.w. daripada memukul isterinya di bahagian muka. Ini adalah kerana bahagian muka adalah lambang kepada kemuliaan dan kehormatan selain daripada gambaran kecantikan seorang wanita. Larangan memukul bahagian muka tidak terhad kepada kaum wanita sahaja tetapi turutmerangkumi semua golongan lelaki dan wanita, kanak-kanak dan orang tua. Sikap menghina, mencerca dan mengeluarkan perkataan keji di antara suami dan isteri serta kaum keluarga mereka adalah ditegah dan dilarang oIeh Islam.


Sidang Jumaat yang berbahagia,


Rasulullah s.a.w. merupakan model terbaik bagi para suami dalam memimpin bahtera rumahtangga. Malah Rasulullah s.a.w. sendiri menyifatkan Baginda adalah orang yang paling baik terhadap kaum keluarganya sebagaimana Sabdanya yang bermaksud :
“Sebaik-baik kamu ialah orang yang baik terhadap kaum keluarganya dan aku sebaik-baik orang terhadap keluargaku”.

(Riwayat At-Tirmizi

Malangnya amat mendukacitakan apabila ada segelintir individu tertentu yang baik terhadap rakan-rakan dan sahabat-handainya, tetapi zalim dan buruk akhlaknya terhadap kaum keluarganya sendiri. Untuk mengembalikan keharmonian dan kebahagiaan rumahtangga, setiap pasangan mestilah bermuhasabah diri terhadap tanggungjawab dan
kewajipan masing-masing. Setiap orang dari pasangan harus berlapang dada untuk menerima kelemahan dan kekurangan yang ada pada diri mereka.
Bagi suami segala sifat buruk seperti panas baran, ego , suka mengungkit-ungkit, kaki pukul dan seumpamanya harus dibuang dari diri mereka. Jika sifat-sifat buruk ini tidak dibuang maka sudah tentu keharmonian rumahtangga tidak akan tercapai. Harus diingat, kehidupan berumahtangga ibarat kapal kecil di tengah lautan, sentiasa dilambung ombak dalam cuaca yang tidak menentu. Dalam hal ini, suami yang diibaratkan sebagai nakhoda sepatutnyalah yang menentukan selamat atau tidak pelayaran kapal tersebut. Keluarga yang harmoni akan mendatangkan keamanan kepada masyarakat, manakala masyarakat yang baik, akan mendatangkan kemajuan kepada negara.
"Dan antara tanda-tanda (yang membuktikan kekuasaan dan rahmat-Nya) bahawa Dia menciptakan untuk kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri, supaya kamu hidup bahagia dengannya, dan dijadikan-Nya antara kamu (suami isteri)
perasaan kasih sayang dan kasihan belas. Sesungguhnya yang demikian itu mengandungi keterangan-keterangan (yang menimbulkan kesedaran) bagi orang yang berfikir"

-Sumber JAIS