Pages

Aug 4, 2011

Rawatlah Hati Yang Terluka Akibat Terpisah


Rawatlah Hati Yang Terluka Akibat Terpisah

Kehilangan? Dia pergi meninggalkan kita? Haruskah kita bersedih? Lantas merasa hidup sudah tiada lagi ertinya sekarang? Terasa berada di jurang neraka? Pelbagai persoalan yang mendesak di benak...  semuanya hanya mematahkan semangat.

Janganlah terlalu bersedih bila berhadapan dengan situasi yang dinamakan perpisahan. Setiap pertemuan, hujungnya pasti akan ada perpisahan. Kalaupun bukan sebab ajal yang datang menjemput, ada juga perpisahan yang tercipta disebabkan oleh pemilihan jalanan yang berlainan. Redhakanlah walaupun kita cuba mengelaknya.

Meredhai sesuatu yang amat melukakan, memang payah. Namun amalkanlah membaca al-Mathurat dengan menghayati maknanya secara konsisten, paling tidak selama 40 hari secara berturut-turut. InsyaAllah, kehidupan kita pasti berbunga bahagia seperti biasa selepas itu.

"Dengan nama ALLAH yang dengan namaNYA, akan terhalanglah segala sesuatu di bumi & di langit untuk menimpakan bencana & DIA Maha Mendengar dan Mengetahui.

"Aku berlindung pada kalimat ALLAh yang sempurna daripada kejahatan yang diciptakan."

"Ya ALLAH... aku berlindung padaMU daripada rasa sedih & gelisah & aku berlindung padaMU daripada sikap pengecut & bakhil dan aku berlindung padaMU daripada cengkaman hutang & penindasan manusia."

"Ya ALLAH, sihatkanlah badanku ya ALLAH, sihatkanlah pendengaranku ya ALLAH, sihatkanlah penglihatanku."

"Ya ALLAH, sesungguhnya aku berlindung padaMU daripada kekafiran & kefakiran, ya ALLAH, aku berlindung kepadaMU dari azab kubur, tidak ada TUHAN selain ENGKAU."

Kemudian amalan al Mahurat ini diakhiri dengan doa al Mathurat dengan maksud seperti berikut :

"Ya ALLAH, kurniakanlah kami lisan yang lembut basah mengingati & menyebut (nama)-MU, hati yang penuh segar mensyukuri (nikmat)-MU, serta badan yang ringan menyempurnakan ketaatan kepada (perintah)-MU. Ya ALLAH, kurniakanlah kami iman sempurna, hati yang khusyuk, ilmu yang berguna & keyakinan yang benar-benar mantap. (Ya ALLAH), kurniakanlah kami cara hidup yang jitu & unggul; selamat daripada segala bahaya & petaka. Kami mohon ya ALLAH kecukupan yang tidak sampai kami terpaksa meminta jasa orang lain. Berikanlah kami ya ALLAH iman yang sebenarnya sehingga kami tidak lagi gentar atau mengharap orang lain selain daripada ENGKAU sendiri. Kembangkanlah lembayung rahmatMU kepada kami, keluarga & sesiapa sahaja yang bersama-sama kami. Jangan ya ALLAH, ENGKAU biarkankan nasib kami ditentukan oleh diri kami sendiri, walaupun sekelip mata atau kadar masa yang lebih mudah & cepat wahai yang memperkenankan pinta (perkenankanlah)."





❤•*¨¨*•.¸¸❤.•*¨¨*•.¸¸❤`·.¸.¸¸.​❤•*¨¨*•.¸¸❤.•*¨¨*•.¸¸❤`·.¸.¸¸.​❤
Bukan senang mencipta PERTEMUAN..Bukan senang untuk melahirkan rasa SAYANG.. Bukan senang untuk menghadirkan rasa CHENTA..Bukan senang untuk mencari sebuah PERSAHABATAN yang bermakna..Tetapi,jika semua itu telah kita miliki..Jagalah ia supaya tiada ungkapan PERPISAHAN..InsyaAllah
❤•*¨¨*•.¸¸❤.•*¨¨*•.¸¸❤`·.¸.¸¸.​❤•*¨¨*•.¸¸❤.•*¨¨*•.¸¸❤`·.¸.¸¸.​❤

Cintai Si Dia Dan Cintai Allah~



Bila senang yang ku ingat si dia,
 BUKAN kusyukuri nikmat Allah.. 
Bila sakit yang ku perlukan si dia, 
BUKAN kumohon kesembuhan dari Allah,
Bila ku gembira yg ku ceritakan pada si dia,
BUKAN berterima kasih pada Allah, 
Bila gelisah ku menelefon si dia, 
BUKAN ku mengadu pada Allah, 
Bila sedih aku beritahu si dia, 
BUKAN merintih di hadapan Allah 
Dan bila si dia meninggalkan aku
Yang ku salahkan Allah 
BUKAN mempercayai Qada' & Qadar Allah.. 

Bila esok ku bernyawa lagi, yang ku kenang si dia, 
BUKAN Allah..
Selalu ku bersama si dia, 
Tapi jarang sekali dengan Allah.. 
Selalu ku teringat si dia,
Tapi jarang sekali ku rindu Allah..
Selalu ku mendampingi si dia,
Tapi jarang sekali ku berteleku di hadapan Allah...
Selalu ku say I LOVE U pada si dia,
Tapi sukarnya pada Allah...

Sampai satu saat, 
Bila aku kembali padaNYA,
Yang ku temui Allah 
BUKAN si dia yg ku sanjung, yang kusayang, yang ku cinta... 

Bila Allah bertanya, aku hanya diam membisu.. 
Aku diseksa, aku dihukum... 
Tapi si dia  tak datang menolongku... 
Bila ku ditanya lagi.. 
Aku jawab tidak tahu..!!!
Aku diberi azab seksa yg tidak terperi sakitnya.. 
Kelibat si dia pun aku  tak nampak...
Saat ini yg ku ingat BUKAN si dia.. 
Tapi ku merintih hiba, meratap simpati, 
Merayu dan memanggil Allah, Allah, Allah.. 
BUKAN lagi si dia... 

Kala itu yang kuharapkan Allah mmberi peluang untuk aku bertaubat dan sentiasa MENYINTAI, 
MENYAYANGI, MENGINGATI & MENGASIHI Allah 

BUKAN si dia..

Ya ALLAH, yang ku perlukan hanya diriMU
Ya ALLAH, yang ku kusyukuri nikmatMU 
Ya ALLAH, yang ku dambakan hanya CINTAMU
Ya ALLAH, seandainya esok masih ada
CINTA ini melabuh padaMU
KASIH ini bertebaran hanya untukMU
RINDU ini kusampaikan kepadaMU

♫•*¨*•.¸¸ﷲ♥.♥ﷲ¸¸.•*¨*•♫♫•*¨*•.​¸¸ﷲ♥.♥ﷲ¸¸.•*¨*•♫♫•*¨*
Kalau kita cintakan seseorang..pasti kita ingin bertemu selalu.
Kalau kita cintakan Allah..bertemulah selalu dalam zikrullah,
bertemulah selalu didalam solah, bertemulah selalu di rumah Allah,
berpegang teguhlah kepada Al-Quran dan As Sunnah..
♫•*¨*•.¸¸ﷲ♥.♥ﷲ¸¸.•*¨*•♫♫•*¨*•.​¸¸ﷲ♥.♥ﷲ¸¸.•*¨*•♫♫•*¨
*

Mainan Perkasihan Mu




Ya Allah... dimana lagikah dapat kutemui cinta sejati
kecuali pada cintaMu... 
ke mana lagikah hati ini harus berlabuh.. 
kecuali pada kasihMu... 

Jadikanlah hati yg lemah ini ya Allah 
tertambat kukuh hanya padaMU 
Aku mohon redha atas segenap keputusanMu 
kesejukan setelah matiku.. 
kenikmatan memandang wajahMu.. 
dan kerinduan untuk berjumpa denganMu.. 
Ampunilah diri ini yang tidak berharga ya Allah 
Penuhilah kehinaannya dengan keindahan maghfirahMu

Oleh itu sahabatku...
CINTA yang mana ingin dikau sempurnakan 
CINTA FANA atau CINTA HAKIKI ?
Selami hati, renungi IMAN 
Semoga ada jawapannya di situ... 

Awan yang MENDUNG tak selalunya akan hujan.. Kadang2 disebalik awan yang mendung itu ada PELANGI yang indah... Begitu juga dengan manusia, jangan selalu KECEWA dengan setiap UJIAN yang menimpa tetapi carilah HIKMAH disebalik ujian tersebut...Kadang-Kadang Kita TERPAKSA Lepaskan Apa Yang Kita SAYANG Sebab Yang Kita SAYANGKAN Sangat Itulah Yang MENYEKSA HATI Kita..
InsyaAllah,Amin ya Allah.^^

BIARLAH CINTA ITU DALAM DIAM (^____^)



Aug 3, 2011

Tauzhiyah Hikmah " Indah-nya Ramadhan 2

♥ بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم ♥

Allah Azza Wa Jalla . Berfirman :
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa
sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa "
(QS.Al Baqarah:183)

♥•*¨*♥•♥*¨*♥• Tauzhiyah Hikmah " Indah-nya Ramadhan 2 •♥*¨*♥•♥*¨*♥

Imam Shodiq a.s, pemimpin Islam dari keturunan Rasul berkata,
“Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat baik, bulan yang di masa Rasulullah disebut sebagai bulan yang penuh rahmat.

Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam bersabda,
“Jika kalian mengetahui apa yang ditakdirkan bagi kalian dalam bulan Ramadhan, kalian akan sangat bersyukur kepada Allah.

Ibnu Abbas juga berkata,
“Dari Rasulullah saya mendengar bahwa sesungguhnya surga dihias dan diperindah untuk menantikan kedatangan bulan Ramadhan.”

Dalam Islam, semua orang yang mencapai usia baligh diwajibkan untuk
berpuasa sehingga dalam sebulan penuh, mereka akan berlatih untuk membangun diri dan menumbuhkan sifat-sifat mulia dalam jiwanya. Syarat penting puasa adalah memiliki kesehatan dan tidak memiliki penyakit. Artinya, orang-orang yang sakit, sedang berperjalanan jauh, atau usianya telah sangat tua dan tidak lagi mampu berpuasa, mereka dibebaskan dari kewajiban berpuasa


Berpuasa Ramadhan bertujuan menambahkan Taqwa.
Taqwa ialah kekuatan dalaman anugerah Allah untuk manusia berhadapan dengan fitnah hidup ini dengan selamat hingga ke akhirat. Kesannya mendalam hingga ke Ramadhan akan datang. Rasulullah telah menjanjikan kita dengan sabdanya, “Sholat yang lima. Jumaat hingga Jumaat, dan Ramadhan hingga Ramadhan menghapuskan dosa-dosa yang di antaranya apabila
(dengan syarat) dijauhi dosa-dosa besar” (Riwayat Muslim),

Puasa dalam bentuk lahirnya adalah menahan diri dari makan,
minum,sebagian kelezatan duniawi.Sementara itu, hakikat puasa adalah
berjuang menahan hawa nafsu dan hal ini sangat bermanfaat dalam memperkuat keimanan, mendekatkan diri kepada Allah, serta menumbuhkan jiwa yang mulia. Oleh karena itu orang yang tidak melatih diri untuk berpuasa dengan fisik dan jiwanya, dan tidak berusaha menahan rasa lapar dan haus yang tidak seberapa, adalah bagaikan tumbuhan yang hidup di pinggir sungai.

Jika dalam beberapa hari tumbuhan ini tidak memperoleh air, dengan segera ia akan kering dan mati. Sebaliknya, tumbuhan yang hidup di sela-sela padang pasir, yang cabang-cabangnya selalu disengat teriknya mentari dan diterpa angin panas sahara, selalu kuat bertahan menghadapi berbagai kesulitan. Puasa juga melatih manusia menghadapi kesukaran dan kesusahan. Melalui latihan puasa, kemampuan serta kekuatannya untuk menghadapi kejadian yang pahit akan semakin tinggi.

Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam bersabda dalam sebuah Hadits,
“Puasa merupakan tameng pelindung bagi orang yang berpuasa. Ketika seseorang berpuasa, janganlah ia mengucapkan kata-kata yang buruk, jangan meninggikan suara karena kebencian dan permusuhan, dan ketika ada yang menghinanya atau mengajaknya bertengkar, ia akan berkata ‘saya sedang berpuasa’. ”

Alkisah, ada seorang ilmuwan abad ke-2 Hijrah bernama
Buhlul yang mendapat kemuliaan menjadi murid dari Imam Shodiq a.s.
Perkataan-perkataannya mengandung nilai dan hikmah yang berharga.
Suatu hari, Buhlul bersama Khalifah Abbasi berjalan-jalan di sebuah kebun yang saat itu penuh lumpur karena baru disiram hujan. Khalifah dengan nada mengejek, berkata, “Berhati-hatilah agar tidak terpeleset.” Buhlul menjawab, “Tuan Khalifah, tidak apa-apa jika saya terpeleset. Namun jika Anda yang tergelincir, seluruh rakyat yang akan menanggung kesengsaraan.”

Ibadah dan penghambaan merupakan tabiat fitrah manusia.
Oleh karena itu, setiap manusia memiliki potensi untuk melakukan ibadah dan penghambaan. Sebagian manusia mengaktifkan dan mengembangkan potensi itu sehingga dia dengan penuh ketundukan bersimpuh di hadapan Allah Yang Mahaesa. Namun, sebagian manusia lainnya mengabaikan potensi yang tertanam dalam jiwanya itu dan hidup dalam kesesatan. Imam Ali a.s. pernah mengatakan bahwa sumber utama dari ibadah dan penghambaan adalah pengetahuan dan pengelihatan. Beliau bersabda, “Buah dari pengetahuan adalah ibadah

Ibadah adalah ketundukan dan penghambaan. Ketundukan ini bisa dicapai ketika manusia merasakan dan memahami kebesaran, keagungan, kasih-sayang, serta kebijaksanaan Tuhan. Oleh karena itu, ketaatan dan penghambaan bersumber dari pengenalan kepada Tuhan dan pengenalan kepada diri sendiri. Selanjutnya, semakin dalam pengenalan manusia terhadap Tuhan dan dirinya sendiri, semakin besar pula penghayatannya terhadap doa dan munajat yang ia lakukan.

Inilah yang dimaksudkan oleh Imam Ali ketika berkata,
“Dua rakaat sholat seorang yang berilmu lebih baik dari 70 rakaat sholat orang yang tidak berilmu.

Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam bersabda
“Bukanlah puasa itu semata-mata meninggalkan makan dan minum tetapi puasa ialah meninggalkan perbuatan sia-sia dan cakap kosong. Jika sesiapa dimaki atau diperbodoh oleh seseorang katakanlah ; ’Saya berpuasa, saya berpuasa” (HR. lbnu Khuzaimah dan lbnu Hibban)

Sebagaimana yang kita ketahui, Al Quran adalah mukjizat abadi dari ALLAH
yang diturunkan secara bertahap, sesuai dengan kondisi dan keperluan pada
saat itu. Ayat-ayat suci Al Quran selain menarik jiwa ke arah keesaan, juga menghilangkan debu kebodohan, dan mengenalkan manusia kepada kebaikan dan kemuliaan. Untuk lebih memahami ayat-ayat Al Quran, kita sebaiknya berusaha mencari pengetahuan mengenai asbabun-nuzul, atau sebab-sebab diturunkannya suatu ayat Al Quran. Dalam kesempatan mulia di bulan Ramadhan ini, kami mengajak Anda untuk mengenal asbabun-nuzul surat Al Baqarah ayat 267.

Ketika Rasulullah hijrah ke Madinah, kaum muslimin Mekah meninggalkan rumah dan kehidupan mereka untuk ikut berhijrah bersama Rasulullah. Orang-orang yang hijrah atau kaum Muhajirin itu, untuk sementara tinggal di sebuah masjid di Madinah. Kaum Anshar, atau penduduk asli Madinah, atas seruan Rasulullah, juga berlomba-lomba memberikan pertolongan kepada saudara-saudara mereka kaum Muhajirin. Mereka menyisihkan sebagian hasil kebun untuk diserahkan kepada para Muhajirin.

Setiap kali kaum Anshar mendapatkan kelebihan hasil kebun, semakin besar pula bagian yang mereka infakkan. Mereka memisahkan tangkai yang penuh kurma lalu menggantungkannya di antara dua tiang masjid, sehingga kaum Muhajirin dengan mudah dapat memetik dan memakannya.

Di antara kaum Anshar itu, ada orang-orang yang ketika berinfak, mereka mencampurkan kurma yang baru dengan kurma yang sudah kering, lalu diberikan kepada kaum Muhajirin. Mereka tidak mengetahui bahwa berinfak dengan cara seperti ini selain tidak memberi banyak manfaat kepada saudara-saudara mereka kaum Muhajirin, juga merupakan sebuah penghinaan. Pada saat itulah ayat ke 267 surat dari Al Baqarah diturunkan. Ayat ini artinya adalah sbb.

“Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah di jalan Alalh sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kami nafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya, melainkan dengan memicingkan mata terahdapnya. Dan ketahuilah bahwa Allah Mahakaya lagi Maha Terpuji.” Shadaqallahul aliyyul adzim....

Dalam sebuah hadits " Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam bersabda:“
Siapa saja di antara orang mukmin yang memberi makan saudaranya sesama mukmin yang lapar,niscaya Allah akan memberinya buah-buahan Surga.
Siapa saja di antara orang mukmin yang memberi minum saudaranya sesama mukmin yang dahaga, niscaya Allah akan memberinya minuman Rahiqul Makhtum......Wallahu 'alam Bishawab ...

♫•*¨*•.¸¸•*¨*•♥•*¨*•ﷲ¸¸.•*¨*• hamba ﷲ:•*¨*•:♥♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫

Pertengahan


++++++++++++++++++++++█++++++​+++++++++++++
++++++++++++++++++++++██++++++​++++++++++++
++++++++++++++++++++++██++++++​++++++++++++
++++++++++++++█+++++++++++++++​+++++██+++++
++++++++++++████++++█+█++█++++​++███+++++++
+++++++++++████++++██+█++█++++​███++██+++++
+++++++++++██+++++++██████++██​█++++██+++++
++++++++███++++++++++█++█+++++​++++++██++++
++++++++++++++++++++++++++++++​++++++███+++
++++++++++++++++++++++█+++++++​+█++++██+█++
++++++++++++███++++++██+++++++​███++++█+██+
+++++++++++████+++++++█+++++++​████+++█++++
+++█++++++██++█+++++++██++++++​+█+██++█++++
++█++++++██++██+++++++██++++++​+██+█++██+++
++█+++++██+++█++++++++██++++++​+██+█++██+++
++██+++██+++██++++++++██++++++​++██+++██+++
++███████+++██++++++++██++++++​++██+++██+++
+++████+++++█+++++++++██++++++​++██+++██+++
++++++++++++██++++++++██++++++​+++█+++██+++
++++++++++++███+++++++███+++++​++██+++█++++
++++++++++++███████████████+++​+███+++█++++
+++++++++++++█████████++██████​███+++++++++
++++++++++++++++████++++++████​█+++++++++++

Ya Allah …Yang Maha Pengurnia…tanpa dikuniai
Wahai Yang Empunya segala kebesaran dan kemuliaan
Wahai Yang Empunya segalah kemurahan dan pemberian
Tiada Tuhan melainkan Engkau

Engkaulah Pelindung bagi sekalian pelarian
Engkaulah jua Penaung bagi yang mencari pelindungan
Engkaulah Penenteram bagi mereka yang berada di dalam ketakutan

Ya Allah kiranya aku ini tersurat pada sisi Mu
Sebagai penjahat lagi terkutuk
Sebagai terhindar dari yang jauh lagi sempit tanpa rezki dariMu

Dengan segala kebajikan yang ada pada Mu
Ya Allah Hapuskanlah dari suratanMu itu Kejahatan yang tersurat tadi
Juga kutukan yang jauh dari kebahagiaan
Termasuk penghindaranku dari sisiMu dan kesempitan hidupku

Ya Allah tetapkanlah dalam suratan Mu
Sebagai orang yang berbahagia ....sentiasa beroleh rezeki
Menerima aneka kurnia dan kebajikan

Sebenarnya Engkau Ya Tuhan telah bertitah
Titahmu adalah Hak dan Benar
Tersurat dalam kitabMu yang diturunkan
Menerusi lisan Nabi Mu yang terutus
Yang bermaksud
Allah sesukaNya Menghapus dan Menentukan Sesuatu
DisisNya sahaja terdapat IBU KITAB suratan takdir

Tuhanku dengan penyerlahan Zat Mu Yang Maha Agung
Pada malam pertengahan bulan Syaaban yang Mulia Ini
Di mana berlakunya pembahagian dan penentuan dalam setiap perkara

Hindarkanlah dariku segala petaka
Yang aku ketahuinya ataupun tidak
Bahkan apa jua yang Engkau lebih mengetahuinya dariku
Kerana Engkau jua Yang Mengetahui tentang segala-galanya

Aku mohon Rahmat Mu Duhai Tuhan Yang Maha Pengasih
Dari sekalian Yang Mengasihani
Kiranya Engkau sampaikan selawat dan salam
Pada Penghulu kami Nabi Muhammad shallalahu ’alaihi wasallam
Serta kepada para keluarga dan sekalian sahabatnya

Amin


فإذا وجدت على الثرى، والعمور محدود الحدود"
"فكن البطولة والهداية أو فيا بئس الوجود

"Jika engkau telah berada di atas muka bumi, dan engkau tahu bahawa umurmu terbatas, maka jadilah pahlawan dan pembawa petunjuk. Jika tidak, alangkah buruknya kewujudanmu!


Anugerah Wanita Solehah Yang Tinggi



Pembuka kata hari ni,
Tiada insan suci yang tiada masa lampau (silam), tiada insan berdosa yang tiada masa depan...
Semoga penghijrahan ke arah kebaikan ini mendapat redha dan rahmat dari Allah SWT. Amin....



Seseorang berkata, "Hati kami baik walaupun kami tak tutup aurat."
Adakah hati itu baik dan sihat jika melanggar perintah Allah SWT?

Apabila seseorang itu mempelopori pembukaan auratnya di hari itu, yang menyebabkan lelaki melihatnya mendapat dosa. Pastinya, si wanita itu juga mendapat dosa tanpa kurang bagi setiap mata yang memandang. Adakah hati orang sebegini boleh dikira baik ? Setelah gunungan dosa mengaratkan hatinya? 

Sabda Rasulullah SAW: "Sesiapa yang mempelopori sesuatu yang buruk, maka ke atasnya dosa dan dosa setiap orang yang membuatnya tanpa sedikit kurang pun dosanya.." ( Riwayat Ahmad dan lain-lain : Sohih )

(cuba renung-renungkan) ;)


Bagi orang yang berpuasa, mereka akan memasuki syurga melalui pintu puasa yakni pintu Ar-Rayyan, begitu juga yang syahid, dermawan dan sebagainya. Tetapi bagi wanita solehah, mereka ada peluang untuk memasuki syurga melalui mana-mana pintu yang mereka sukai. Sungguh tinggi darjat WANITA disisi Allah SWT. Abaikanlah andai darjat anda disisi manusia terperosok ke dasar yang paling bawah kerana sifat solehah anda. Utamakan apa sahaja di sisi Allah SWT.


Berikut berkenaan wanita yang mesti dijaga:

1. Bulu kening
-Menurut Bukhari, "Rasullulah melaknat perempuan yang mencukur atau menipiskan bulu kening atau meminta supaya dicukurkan bulu kening." (Riwayat Abu Daud Fi Fathil Bari).

2. Kaki (tumit kaki)
-"Dan janganlah mereka (perempuan) menghentakkan kaki (atau mengangkatnya) agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan." (Surah An-Nur: 31)
Keterangan: Menampakkan kaki dan menghayunkan/melenggokkan badan mengikut hentakan kaki.

3. Wangian
-"Siapa sahaja wanita yang memakai wangi-wangian kemudian melewati suatu kaum supaya mereka itu mencium baunya, maka wanita itu telah dianggap melakukan zina dan tiap-tiap mata ada zina." (Riwayat Nasaii, Ibn Khuzaimah dan Hibban).

4. Dada
-"Hendaklah mereka (perempuan) melabuhkan kain tudung hingga menutupi dada-dada mereka. " (An-Nur : 31)

5. Gigi
-'Rasullulah melaknat perempuan yang mengikir gigi atau meminta supaya dikikirkan giginya.' (Riwayat At-Thabrani)
-"Dilaknat perempuan yang menjarangkan giginya supaya menjadi cantik, yang mengubah ciptaan Allah"(Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim).

6. Muka dan Tangan
-Asma Binti Abu Bakar telah menemui Rasullulah dengan memakai pakaian yang tipis. Sabda Rasullulah: 'Wahai Asma! Sesungguhnya seorang gadis yang telah berhaid tidak boleh baginya menzahirkan anggota badan kecuali pergelangan tangan dan wajah saja." ( Hadis Riwayat Muslim dan Bukhari).

7. Tangan
-"Sesungguhnya kepala yang ditusuk dengan besi itu lebih baik daripada menyentuh kaum yang bukan sejenis yang tidak halal baginya"( Hadis Riwayat At Tabrani dan Baihaqi).

8. Mata
-"Dan katakanlah kepada perempuan mukmin hendaklah mereka menundukkan sebahagian dari pandangannya." (An Nur : 31).
-Sabda Nabi SAW, "Jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan lainnya. Kamu hanya boleh pandangan yang pertama, pandangan seterusnya tidak dibenarkan." (Riwayat Ahmad, Abu Daud dan Tirmidzi).

9. Mulut (suara)
-"Janganlah perempuan-perempuan itu terlalu lunak dalam berbicara sehingga berkeinginan orang yang ada perasaan serong dalam hatinya, tetapi ucapkanlah perkataan-perkataan yang baik."( Al Ahzab: 32).
-Sabda Rasulullah saw, "Sesungguhnya akan ada umatku yang minum arak yang mereka namakan dengan yang lain, iaitu kepala mereka dilalaikan oleh bunyi-bunyian (muzik) dan penyanyi perempuan, maka Allah akan tenggelamkan mereka itu dalam bumi." (Riwayat Ibn Majah).

10. Kemaluan
-"Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan mukmin, hendaklah mereka menundukkan pandangan mereka dan menjaga kehormatan mereka. "(An Nur : 31).
-"Apabila seorang perempuan itu sembahyang lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, menjaga kehormatannya dan mentaati suaminya, maka masuklah ia ke dalam syurga daripada pintu-pintu yang ia kehendakinya." (Riwayat Al Bazzar).
-"Tiada seorang perempuan pun yang membuka pakaiannya bukan di rumah suaminya, melainkan dia telah membinasakan tabir antaranya dengan Allah." (Riwayat Tirmidzi, Abu Daud dan Ibn Majah).

11. Pakaian
-"Barangsiapa memakai pakaian yang berlebih-lebihan, maka Allah akan memberikan pakaian kehinaan di hari akhirat nanti." (Riwayat Ahmad, Abu Daud, An Nasaii dan Ibn Majah).
-"Sesungguhnya sebilangan ahli neraka ialah perempuan-perempuan yang berpakaian tapi telanjang yang condong pada maksiat dan menarik orang lain untuk melakukan maksiat. Mereka tidak akan masuk syurga dan tidak akan mencium baunya." (Riwayat Bukhari dan Muslim). Keterangan: Wanita yang berpakaian tipis/jarang, ketat/ membentuk dan berbelah/membuka bahagian-bahagian tertentu.

-"Hai nabi-nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak perempuan mu dan isteri-isteri orang mukmin, hendaklah mereka memakai baju jilbab (baju labuh dan longgar) yang demikian itu supaya mereka mudah dikenali. Lantaran itu mereka tidak diganggu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Al Ahzab : 59).


12. Rambut
-"Wahai anakku Fatimah! Adapun perempuan-perempuan yang akan digantung rambutnya hingga mendidih otaknya dalam neraka adalah mereka itu di dunia tidak mahu menutup rambutnya daripada dilihat oleh lelaki yang bukan mahramnya." (Riwayat Bukhari dan Muslim).


Marilah kita sama-sama menjadi wanita solehah. Semoga Allah memberkati apa yang kita lakukan pada hari ini dan hari-hari yang mendatang. Amin.. :)

Aug 2, 2011

Lagenda Yang Masih Hidup - Rasulullah SAW! :')


بسم الله الرحمن الرحيم

Dengan Nama Allah yang Maha Pemurah Lagi Maha Mengasihani
(In the Name of ALLAH most Gracious and Most Merciful)

Assalammualaikum dan Salam Sejahtera :')

Syukur Alhamdulillah kerana Allah masih memberi peluang untuk kita hidup sampai sekarang. :)



Sewaktu kecil,
Aku mendengar ibu bercerita,
Tentang seseorang yang hebat,
Seorang lagenda yang masih hidup setelah ribuan tahun,
Di dalam hati-hati yang mencintainya.


Engkau mengembala dan berniaga,
Dengan akhlakmu kau berjaya,
Kemudian aku dengar,
Kisahmu dengan ibunda Khadijah,
Cintamu kepada Aisya Humaira,
Engkaulah lagenda percintaan.


Bila remaja,
Aku baca kisahmu dan para sahabatmu,
Hikayat persahabatan dan perjuangan yang ulung,
Abu Bakar sentiasa disisi,
Umar yang membela,
Uthman pemilik dua cahaya,
Ali yang zuhud suami Fatimah permata hatimu,
Dari kisah mereka aku kenali dirimu,
Engkaulah lagenda persahabatan.


Kini,
Aku seorang dewasa,
Aku masih hidup untuk mendengar sejarah hidupmu,
Namun betapa aku rasakan dunia kini,
Cukup utopia,
Aku tidak mampu melihat sirahmu berulang pada zaman ini,
Aku tidak merasakan manisnya persaudaraan,
Akhlakmu Janggal pada zaman ini.
Ya Rasulullah,
Aku impikan kehidupan 1400 tahun dahulu,
Aku bisa mendengar ucapanmu dengan telinga ini,
Memperkuatkan iman dan kecintaan,
Aku bisa melihat ajaranmu dengan mata ini,
Seperti yang dilihat para sahabat,
Sehingga mampu menginfak seluruh kehidupan demi Islam.


Aku umat akhir zaman Ya Rasulullah!
Akulah buih-buih itu,
Aku merinduimu, Ya Rasulullah,
Rindu melihat apa yang aku dengar,
Apa yang aku baca,
Kisah lagenda yang akan terus hidup,
Dalam hati-hati umatmu yang bertaqwa.


Ya Allah,
Selawat dan salamku buat kecintaan dan kerinduan agung,
Rasulullah S.A.W kekasih-Mu,
Aku hidup pada zaman ini,
Hanya mampu berusaha dan berdoa,
Agar nama aku layak dipanggil,
Oleh Rasulullah dengan bibirnya yang mulia,
Untuk bersamanya dan para sahabat serta para solihin,
Di syurga yang abadi.


Hayatilah puisi ni wahai sahabat2 sekalian. Rinduilah Nabi Muhammad SAW sebagaimana Nabi SAW itu sendiri merindui kita. SubhanALLAH Ya ALLAH.
Memang terharu...

~TANDA TANDA TAKUT~


~TANDA TANDA TAKUT~

Al-Faqih abul-laits Rahimahullaahu ta'ala berkata: "Tanda tanda takut dapat terlihat nyata dlm delapan hal:

1. Terlihat jelas dari lidahnya, yaitu dia menahan lidahnya dari bohong, menggunjing, perkataan yg tidak ada gunanya serta menjadikan lidah itu sibuk dengan dzikir kepada Allah swt, membaca Al-Qur'an dan mudzakarah ilmu.

2. Takut mengenai perihal perutnya. dia tidak memasukkan kedalam perutnya kecuali perkara halal yg sedikit dan makan yg halal menurut kadar keperluannya saja.

3. Dia akan takut mengenai perihal penglihatannya, dia tidak akan memandang kepada hal yg haram, dan tidak pula memandang dunia dengan pandangan cinta tetapi memandangnya dengan mengambil pelajaran.

4. Dia takut dalam perihal tangannya. dia tidak akan mengulur tangannya kepada hal yg haram, tetapi dia hanya mengulurkan kepada apa saja yg berbau taat kepada Allah swt.

5. Dia takut dalam perihal kedua telapak kakinya. dia tidak akan berjalan kedalam maksiat kepada Allah swt, tetapi dia hanya berjalan menuju taat kepada Allah swt.

6. Dia takut dalam perihal hatinya. dia akan mengusir dari hatinya perihal rasa permusuhan, benci dan dengki kepada saudara muslim, tetapi mengisi hatinya nasehat dan belas kasih terhadap kaum muslim.

7. Dia akan takut dalam urusan taatnya kepada Allah swt. dia akan menjadikan taatnya ikhlas untuk Allah swt dan takut riya serta kemunafikan.

8. Dia takut mengenai perihal pendengarannya. dia tidak akan mendengarkan kecuali sesuatu yg haq.

Luqman berkata kepada anaknya: "Hai anakku, mengharaplah kepada Allah dengan sebuah harapan yg tidak membuatmu merasa aman disebabkannya dari siksa Allah. dan takutlah engkau kepada Allah dengan takut yg tidak membuat engkau berputus asa dalam takut itu dari rahmat Allah swt".

Maka seharusnyalah bagi orang orang yg berakal sehat, selalu memohon ampunan dari dosa-dosanya kepada Allah, menangis karena takut kepada Allah, mengakui segala kesalahannya dan bertaubat kepada Allah swt. karena sesungguhnya Allah adalah maha penerima taubat dan tidak menolak orang yg bertaubat dengan tangan hampa pa
da pintuNya.